Positive Info

Semoga informasi-informasi di blog ini bermanfaat untuk kita semua. Amin.

Eco-driving

Posted by akiteha pada Januari 6, 2008

Tahun 2007 telah lewat, hal yang masih bisa dicatat bahwa subsidi pemerintah untuk BBM yang semula diperkirakan Rp. 55 triliun membengkak menjadi Rp. 91 triliun. Konon salah satu penyebabnya adalah harga minyak dunia melonjak hingga level 90 dollar AS per barrel (Kompas, 04 Januari 2008). 

Kemana subsidi itu mengalir?, ternyata sektor transportasi menhabiskan lebih 45% melebihi konsumsi BBM sektor industri yang hanya 20%. 

Eco-driving, sitem manajemen penghematan BBM yang dipromosikan sebuah lembaga nirlaba, Swisscontact. Secara sederhana eco-driving diartikan dengan perilaku berkendaraan yang hemat biaya serta ramah lingkungan. Lima hal yang menjadi tujuan eco-driving: penghematan biaya, penurunan emisi gas buang, polusi suara (kebisingan), kemacetan, dan penurunan angka kecelakaan. 

Masalah yang akan disoroti berkaitan dengan uraian di atas adalah berkaitan dengan perilaku para sopir/pengendara pada saat berkendaraan yang menggunakan BBM. Beberapa hal yang perlu di perhatikan antara lain: 

  • Pemilihan rute perjalanan, sebaiknya pengguna kendaraan tidak memilih pada waktu-waktu yang biasanya macet, cari rute lain yang lebih lancar, atau berangkatlah lebih awal atau kalau memungkinkan ditunda beberapa menit. Hindari waktu-waktu keberangkatan pelajar/mahasiswa/karyawan dan juga waktu pulang, jika tidak terpaksa sekali.  

  • Sebaiknya gunakan angkutan umum, atau sharing trip (seperti di Jakarta diberlakukan 3 in 1, pada jam tertentu), ya menggunakan satu kendaraan beramai-ramai, tentunya yang arah/tujuannya sama. Bagi para pengendara, sebaiknya mengetahui bahwa terlalu sering menginjak gas dan rem serta menggunakan akselerasi mesin (RPM) yang berlebihan, itu akan memboroskan bahan bakar.  

  • Hal penting lainnya adalah masalah perawatan kendaraan, lakukanlah perawan secara rutin/berkala, terutama perhatikan kebersihan saringan/saluran udara, tekanan angin pada ban dan yang tidak kalah pentingnya adalah penggantian oli secara rutin, jangan sampai terlewat batas km-nya. 

Perlu kita catat disini, salah satu perusahataan angkutan di jakarta telah melakukan training kepada 100 pengemudi-nya (Kompas, 04 Januari 2008), dan ternyata hasilnya dapat menghemat BBM 10-18 %. Jarak tempuh yang semula 4 km/liter bisa menjdai 6,9 km/liter. Apabila untuk bahan bakar solar dan jarak tempuh rata-rata 100 km, maka dapat dihemat sekitar Rp. 45 ribu perhari. Jika perusahaan tersebut mengoperasikan 100 unit ……. 45 juta rupiah perhari yang dapat di hemat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: