Pencemaran lingkungan …… siapa tanggung jawab?
Ditulis oleh akiteha di/pada Desember 24, 2008
Berbagai kasus pencemaran lingkungan banyak diberitakan melalui media-media yang umumnya diakibatkan dari limbah industri. Barangkali kita masih ingat atau pernah dengar tragedi Minamata (1956) di Jepang, tragedy Love Canal (1976) di Amerika Serikat atau tragedy Bhopal (1984) di India. Semua itu memberikan pelajaran bagi kita, bahwa manusia tidak hanya mencederai lingkungan, sekaligus juga sebagai tumbal.
Limbah industri mempunyai andil yang cukup besar dalam pencemaran lingkungan, termasuk juga sisa bahan kimia yang sulit dimusnahkan seperti pestisida, sisa hasil tambang atau sampah radio aktif berkontribusi meracuni dan mencemari air bawah tanah.
Emisi gas buang transpotasi dan emisi pabrik salah satu penyebab pencemaran udara, salah satu sumber mengatakan bahwa diyakini sekitar 70% pencemaran udara disebabkan emisi kendaraan bermotor. Data tahun 2001 mengatakan bahwa petumbuhan penjualan mobil berkisar 300% dan sepeda motor 50%, bayangkan peningkatan polusi akibat gas buang terhadap udara di alam kita tercinta ini???
Akumulasi pencemaran itu semua akan menyebabkan atmosfir bumi semakin jenuh dan mengakibatkan gumpalan awan hujanpun tercemar. Kita semua tahu awan hujan merupakan mata rantai siklus ketersediaan air ……….. bagaimana kualitas air yang selama ini kita gunakan dan kita konsumsi????
Mari kita giatkan dan kita lanjutkan kepedulian kita pada lingkungan serta kita dukung program pemerintah melalui Inpres No. 1/2006 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Nabati (bio-fuels) sebagai bahan baker alternative dan juga Kepmen Lingkungan Hidup No. 14/2003 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru dan Kendaraan Bermotor yang sedang Diproduksi.



